Langsung ke konten utama

Wujud Sinergi TNI Polri Lakukan Patroli Bersama di Tanjungpinang



Tanjungpinang - Sinergitas antara TNI dan Polri merangkai janji untuk menjaga NKRI dalam menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat yang nyaman serta kondusif diwujudkan dengan melaksanakan Patroli bersama, Sabtu (23/12) sore.
Foto koran bekas
Pelaksanaan Patroli TNI dan Polri ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, SH, SIK, MH didampingi Danlanudal Letkol Laut ( P ) Henoch Nazarius, Wakapolres Tanjungpinang Kompol Andy Rahmansyah, SIK, Kasdim Mayor Infanteri Sugeng Suryanto, perwakilan TNI AU,Sekdako Riono, dan Kasat Pol PP juga turut serta dalam pelaksanaan patroli.
Ardiyanto mengatakan, patroli ini menunjukkan Sinergitas antara TNI dan Polri serta instansi terkait akan selalu Solid untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta keutuhan NKRI, yang secara khusus dilakukan untuk melayani, melindungi serta mengayomi masyarakat yang akan merayakan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, ucap Ardiyanto.
“ Sinergitas antara TNI- POLRI dan instansi terkait akan selalu Solid dalam menjaga kemanan serta keutuhan NKRI, secara khusus perayaan Natal dan Tahun Baru “, ulang Dia “.
Kami semua akan patroli ke tempat-tempat Ibadah, Pelabuhan, Bandara, pusat perbelanjaan maupun tempat hiburan masyarakat, serta ketempat Pos Pengamanan maupun Pos Pelayanan sebagai wujud untuk memberikan rasa aman dan nyaman, jelas Ardiyanto.
“Kita bagi dalam dua Tim Patroli, satu tim patroli diwilayah barat, dan satu tim lagi wilayah timur “. Semoga dalam pelaksanaan patroli ini kita bisa mengetahui lebih detail tingkat kerawanan yang ada, juga sebagai bahan analisa serta Skala Prioritas untuk mempertebal penempatan pasukan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan merayakan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018,tutup Ardiyanto.(*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...