Langsung ke konten utama

Ditresnarkoba Polda Kepri Ungkap 66 Kg Sabu di Bandara Hang Nadim Batam

Tribratanews.kepri.polri.go.id – 66 Kg Narkoba Jenis Sabu berhasil diungkap oleh Jajaran Ditresnarkoba Polda Kepri dengan menangkap 2 orang tersangka Jaringan Narkoba Internasional dan Antar Provinsi di DBM Cargo Bandara Hang Nadim Batam,

Dihadapan para awak media dalam konferensi pers yang digelar siang ini , Kapolda Kepri yang  menunjukan 2 pelaku yang berinisial BW (27) dan ZA (28) yang berhasil ditangkap Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri serta barang bukti yang ditemukan berupa 4 Karton berisi 16 bungkus Deterjen Boom Power dimana setiap bungkus detergen boom super berisi 3 sampai 4 teh china yang berisikan Serbuk Kristal yang diduga sabu, Senin (29/1/2018) pukul 14.00 Wib.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Didid Widjanardi, SH didampingi oleh Dir Resnarkoba Polda Kepri, Kepala kantor KPU Bea 4. Cukai Tipe B Batam, Kabid Penindakan, KPU BC Tipe B Batam dan Kabid Humas Polda Kepri serta dihadiri oleh Kapolresta Barelang, Ka BNNP Kepri, Ka Ditpam BP Batam, Ka AVSEC,  Kabid Dokes Polda Kepri, Kabid Propam Polda Kepri, Dir Reskrimum Polda Kepri, Ka Bandara Hang Nadim Batam dan para awak media.

“Total ada 62 bungkus teh china dengan berat bruto 66.043 gram atau 6.6 Kg Sabu.” Ujar Kapolda Kepri.

Selain itu, barang bukti lain yaitu 3 unit Handphone, 4 lembar KTP asli an. BW dan KTP palsu an. AS, an MS dan an. FL bin Endri Mardianto (milik BW) dan 3 buah KTP An. Z.

Kapolda Kepri menjelaskan kronologi penemuan barang bukti yang berawal dari tindakan pemeriksaan X-Ray oleh Petugas BC di Cargo Bandara tanggal 16 Januari lalu, pukul 10.15 wib,  ditemukan BB Narkotika diduga Sabu pada 2 koli atau 4 Kardus barang Expedisi milik (PT. IDL) Batam yang belum diketahui siapa pemiliknya dengan alamat tujuan pengiriman yaitu (PT. DC) JI. Pancoran 2 No 3 Jakarta Selatan. Kemudian Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri dan Petugas Bea & Cukai berangkat ke Jakarta untuk melakukan penyelidikan.

Kemudian pada hari Jumat (19/1/2018) pukul 13.40 Wib, petugas melakukan penangkapan terhadap Tersangka BW dan Tersangka Z  yang datang ke Gudang PT DC Jl. Pancoran 2 No 3 Jakarta Selatan untuk mengambil 4 Kardus Detergen BOOM POWER yang berisi 62 paket Bungkus Narkotika Jenis shabu dengan berat kurang Iebih 66.043 gram.

Lanjut Kapolda, berdasarkan keterangan 2 orang tersangka tersebut mengaku bahwa tersangka akan dibayar jika mengambil barang tersebut dari Gudang (PT. DC) Jakarta atas perintah dan arahan pelaku berinisial B yang kini masuk dalam daftar pencarian orang.

“Terhadap 2 pelaku kini kita jerat Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republuk Indonesia No.35 Tahun 2009 tentang narkotika.” Tutup Kapolda.

 



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI http://ift.tt/2EjXZZm
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...