Langsung ke konten utama

Kanitbinmas Sampaikan Pengendalian Diri Dalam Upacara Bendera Pagi ini

Tribaranews.kepri.polri.go.id – Setiap hari senin, seluruh pelajar wajib melaksanakan Upacara bendera, dimana Upacara bendera merupakan pencerminan dari nilai-nilai budaya bangsa yang merupakan salah satu pancaran peradaban bangsa.

Umumnya, pelaksanaan Upacara bendera ini dipimpin langsung oleh Kepala sekolah, namun ada yang berbeda pada saat berlangsungnya Upacara bendera di SDN.007 Desa Sungai Harapan, Kec. Singkep Barat, tampak BRIGADIR Sujimansyah selaku Kanit Binmas Polsek Singkep Barat memimpin pelaksanaan Upacara bendera tersebut.

Dalam amanatnya BRIGADIR Sujimansyah menyampaikan tentang Pengendalian Diri, yang mana pengendalian yang dimaksud ialah tentang bagaimana menghormati Bapak, Ibu Guru, bagaimana agar tampak rapih tanpa ditegur oleh Bapak Ibu Guru.

BRIGADIR Sujimansyah juga menjelaskan Contoh pengendalian diri yang lain, misalnya setiap bel pergantian pelajaran berbunyi, hendaknya anak-anak jangan pada berkeliaran ke luar kelas.

“Adik adik sekalian, patuh dan taatlah kepada orang tua dan guru, ucaplah salam ketika bertemu, berperilaku hormat dan ciumlah tangan mereka dengan sedikit membungkukkan badan, serta duduk manis pada saat menerima pelajaran yang diberikan”, ucap BRIGADIR Suji mengakhiri amanatnya.

Saat ditanya mengenai maksud dan tujuan menjadi Inspektur Upacara di sekolah, sambil tersenyum BRDIGADIR suji berkata “ini merupakan pendekatan Kepolisian terhadap pelajar yang ada di Kabupaten Lingga, saya hanya ingin membina adik adik kita suapaya tidak ada yang bertingkah laku jahat, dan semoga di senin senin berikutnya saya bersama dengan para Bhabinkamtibmas lainnya dapat menjadi Inspektur Upacara disetiap kesempatan yang ada untuk membina adik adik kita”, ucap Brigadir Suji mengakhirinya.

 

Ir. Nainggolan.



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI http://ift.tt/2GnvVop
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...