Langsung ke konten utama

Ketahui Tugas PPK Pada Pemilihan Umum

 

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Pada tingkat Kecamatan, KPU Kabupaten/Kota telah membentuk tim yang akan melaksanakan Pemilu di tingkat Kecamatan yaitu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam pelaksanaan tuganya membantu KPU Provinsi dan KPU Kabupaten /Kota dalam menyelenggarakan pemilihan dan melaksanakan semua tahapan penyelenggaraan Pemilihan di tingkat kecamatan yang telah ditetapkan oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota.

Dalam mengemban tugas wewenang dan kewajiban, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) membantu KPU Provinsi dan KPU dalam melakukan pemutakhiran Daftar Pemilihan Semnetara (DPS) dan Daftar Pemilihan Tepat (DPT). Selain itu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) juga menerima dan menyampaikan daftar Pemilih kepada KPU Kabupaten/Kota. Kemudian  menerima dan menyerahkan laporan daftar nama petugas pemutakhiran data Pemilih dan mengumpulkan hasil penghitungan suara di TPS dari seluruh PPS di wilayah kerjanya.

 Dalam tahap penghitungan suara, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) bertugas melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara dan mengumumkan hasil rekapitulasi dilanjutkan penyerahkan hasil rekapitulasi  kemudian membuat berita acara rekapitulasi
penghitungan suara.
Jika ada temuan dari Panwas Kecamatan, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) harus segara menindaklanjuti temuan dan laporan yang disampaikan oleh Panwas Kecamatan.  Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) berkwajiban membuat laporan setiap tahapan penyelenggaraan Pemilihan di wilayah kerjanya yang nantinya. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) juga melakukan verifikasi dan rekapitulasi dukungan pasangan calon perseorangan.
Penyelenggaraan Pemilihan dan/atau yang berkaitan dengan tugas dan wewenang PPK juga harus disosialisasikan kepada masyarakat sesuai peraturan perundang-undangan dan/atau oleh KPU/KIP Kabupaten/Kota.
Penulis : Yolan
Editor    : Edi
Publish  : Tahang


from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI http://ift.tt/2rUqtGn
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...