Langsung ke konten utama

Siapa Sangka, Polwan Polres Lingga Menjuarai Batam Outer Ring 5 tahun 2018

Tribratanews.kepri.polri.go.id- Siapa yang menyangka, bahwa Polwan Polres Lingga berhasil menjuarai Batam Outer 5 tahun 2018 kali ini, melihat peserta yang datang berasal dari Singapore, Berunai Darussalam, Australia, Filipina, dan Belanda, Minggu (28/1).

“Capek banget”, kata itulah yang pertama kali terlontar dari bibir BRIGADIR Maya saat ditanya mengenai kegiatan Batam Outer 5.

“Capek banget rasanya, tapi semua itu terbayarkan dengan kemenangan yang saya raih” Ucap BRIGADIR Maya

Saya senang semua yang saya harapakan dapat terkabul, mulai dari kemenangan hingga dukungan yang tiada hentinya yang diberikan Kapolres Lingga AKBP Ucok Lasdin Silalahi S.I.K, M.H terhadap saya.

“Ada rasa putus asa ketika saya mengalami putus rantai di kilometer 20, saat itu saya hanya bisa terdiam dan tidak tau harus berbuat apa lagi, hingga terlintas dipikiran saya untuk kembali ke posisi start, namun pikiran itu hilang ketika salah seorang teman saya yang berasal dari Negeri Malaysia membantu saya untuk memperbaiki kendala tersebut” tuturnya dengan nada yang gembira.

Mengingat rute yang dilalui, kegiatan ini juga sebagai salah satu bentuk memperkenalkan kota Batam kepada para peserta yang berasal dari luar Indonesia, dimana rute yang dilalui berjarak 120 km yang dimulai dari Engku Putri > Nongsa >  Turi Beach > Kabil > Tg.piayu > Jembatan 1 Barelang > Batu Aji, Sagulung > Sekupang > Bt.ampar > Nagoya  > Costariana > Engku Putri.

Dari data yang diterima, ada hal unik yang terjadi pada event kali ini, dimana dari 28 peserta perempuan yang bertanding hanya BRIGADIR Maya lah yang berhasil menjangkau garis Finish.

 

Ir. Nainggolan.

 



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI http://ift.tt/2DOM7Sb
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...