Langsung ke konten utama

Tim Asistensi dan Supervisi Mabes Polri Cek Kesiapan Polres Tanjungpinang Hadapi Pilkada Serentak 2018

Tribratanews.kepri.polri.go.id-Tanjungpinang-Tim Asistensi dan Supervisi Pamatwil Mabes Polri mengecek kesiapan pengamanan Polres Tanjungpinang dalam menghadapi Pilkada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, Selasa (30/1).

Dalam penyampaian didepan awak media Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro SH., S.IK., M.H menjelaskan bahwa Polres Tanjungpinang mendapatkan Asistensi dan Supervisi dari Mabes Polri terkait dengan persiapan kita dalam pengamanan pemilihan Wali Kota Tanjungpinang 2018.

“Tim ini terdiri tujuh orang dari Mabes Polri yang akan melihat serta mengecek kesiapan Polres Tanjungpinang dalam pengamanan Pilkada 2018 yang di Wilayah Polda Kepri hanya Kota Tanjungpinang yang akan diadakan , sehingga tim dari Mabes Polri langsung turun melihat kesiapan apa saja yang sudah Polres Tanjungpinang dan juga nantinya tim akan melihat latihan simulasi sispam kota, jelas Ardiyanto.

“Besok Tim akan melihat langsung dan menilai kesiapan simulasi sispamkota Polres Tanjungpinang di Jalan Basuki Rahmad, “ sebutnya.

Ardiyanto juga menjelaskan , Polres Tanjungpinang dalam kesiapan menghadapi Pilkada telah membuat rencana operasi, menyusun rencana pengamanan sesuai tahapan yang akan berlangsung, melakukan operasi Cipkon ( Cipta Kondisi ) menjelang Pilkada nantinya.

“Disamping itu juga Polres juga sudah melakukan Sambang Gurindam dengan tokoh tokoh masyarakat untuk menyerap aspirasi tentang situasi Pilwako Kota Tanjungpinang 2018,” agar berjalan dengan aman dan lancar, terang Ardiyanto.

Polres Tanjungpinang dalam Pilwako akan mengerahkan 2/3 kekuatan sebanyak 330 personel, dan juga akan dibantu oleh Brimob Polda, Sabhara dan TNI, berdasarkan data Pilgub 2015 ada 313 TPS, dari TPS tersebut dibagi tiga kategori.

Lanjut Ardiyanto menjelaskan, 300 TPS dalam kategori aman, rawan I ada 12 dan rawan II ada satu TPS, kategori rawan ini berdasarkan letak geografis atau karena letaknya jauh dari pusat kota Tanjungpinang, sejauh ini kondisi masih aman dan kondusif, namun kita tetap akan selalu melakukan kegiatan Cipkon untuk Tanjungpinang yang aman, pungkasnya.

 

Penulis : Arif Budiman

Editor   : Tahang

Publish : Gunawan



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI http://ift.tt/2BCssPs
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...