Langsung ke konten utama

Langkah Pencegahan Terhadap Kejahatan Cyber

Tribratanews.kepri.polri.go.id –

Perkembangan globalisasi dan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Teknologi Informasi menjadikan hubungan komunikasi antar manusia dan antar bangsa semakin mudah dan cepat tanpa dipengaruhi oleh ruang dan waktu. Ancaman global dari kemajuan teknologi dan informasi tidak hanya ditujukan untuk menyerang instansi Pemerintah dan militer namun dapat pula mengancam seluruh aspek kehidupan masyarakat umum dari segi ekonomi, politik dan sosial budaya. Beberapa potensi ancaman kejahatan siber (cyber crime) yang ada di Indonesia diantaranya sebagai berikut :

  1. Hacking atau peretasan yang paling sering terjadi di Indonesia. Penyebabnya beragam mulai dari sekadar iseng mengetas akun-akun media sosial milik individu/pribadi, mengetas sistem keamanan perusahaan besar hingga penolakan terhadap wacana P Contohnya kasus pada Pemilu Presiden tahun 2014 lalu dimana sempat tersebar kabar bahwa situs resmi milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) telas diretas oleh hacker sehingga situs resmi KPU sempat tidak bisa diakses. Selain itu, ada kasus Perusahaan Telkomsel yang dihack sebagai bentuk protes terhadap harga paket data Telkomsel yang dianggap terlalu mahal.
  2. Cracking atau menerobos dengan cara “carder” yakni mengintip kartu kredit dan simpanan para nasabah di berbagai bank atau pusat data sensitif lainnya untuk keuntungan pribadi. Cracker yang sudah berpengalaman tersebut akan membuat script atau program sendiri untuk melakukan cracking dengan sasaran utamanya yaitu database kartu kredit, database akun bank, database informasi pelanggan dan pembelian barang dengan kartu kredit palsu sehingga craker bisa bebas bertransaksi menggunakan akun milik korban.
  3. Cyber Sabotage yang dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data dan sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet. Cyber sabotage merupakan modus yang paling ditakuti oleh hampir seluruh industri besar di dunia. Modus yang dimainkan bervariasi mulai dari pos jaringan berbahaya, fitnah sosial, informasi pribadi para konsumen dan bocornya sistem keamanan perusahan seperti nomor kartu atau rahasia industri lainnya.
  4. Spyware atau program yang dapat merekam secara rahasia segala aktivitas online penggunanya seperti merekam cookies atau registry. Data-data yang sudah terekam ini akan dikirim atau dijual kepada perusahaan atau perorangan yang akan mengirim iklan atau menyebarkan virus/malware. Malware biasanya terjadi pada masyarakat di Indonesia yang menggunakan bank online. Pelaku menyebarkan malware untuk memperdaya korbannya yang disebar ke ponsel nasabah melalui iklan-iklan software internet banking palsu yang kerap muncul di sejumlah laman internet. Ketika nasabah mengunduh software palsu tersebut, malware akan secara otomatis masuk ke ponsel dan memanipulasi tampilan laman internet banking seolah-olah laman tersebut benar dan pelaku mulai memperdaya korbannya.

Ancaman kejahatan siber (cyber crime) dalam bentuk pencurian informasi dan data yang bersifat rahasia ditujukan untuk menyerang individu, instansi pemerintah dan militer yang bisa mengancam pertahanan suatu negara. Salah satu cara paling sederhana dalam mencegah hacker-hacker dan para kriminil cyber lainnya dalam melakukan hacking dan mencuri informasi sensitif milik pribadi adalah dengan tetap menjaga setiap komputer (PC, Laptop serta perangkat gadget lainnya) agar tetap ter-up to date.  Vendor perangkat internet biasanya akan secara berkala mengeluarkan update–update untuk perangkat tersebut yang bertujuan untuk menutup celah keamanan yang mungkin ada pada perangkat milik pribadi. Agar bisa mencegah para penjahat cyber dalam mencuri informasi sensitif, selalu ikuti rekomendasi update yang diberikan oleh para vendor perangkat internet tersebut.

Selain itu, saat ini banyak situs online yang menyimpan informasi pribadi seperti pada email, situs sosial media, situs-situs toko online dan member situs online lainnya yang mengharuskan kita mendaftar dengan mencantumkan informasi pribadi. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk melindungi informasi-informasi tersebut terutama dengan cara menggunakan password yang baik dan kuat. Software antivirus dapat digunakan untuk mencegah, mendeteksi dan menghilangkan berbagai malware seperti virus komputer, hijackers, ransomware, keyloggers, backdoors, rootkits, trojan horse, worms, malicious LSPs, dialers, fraudtools, adware dan spyware. Artinya, software antivirus wajib adanya terkhusus bagi komputer yang menyimpan informasi sensitif milik customer, perusahaan maupun milik pribadi. Sudah menjadi tugas dan tanggungjawab kita untuk secara proaktif melakukan tindakan pencegahan terhadap serangan-serangan cyber ini yang bisa dimulai dengan mengikuti berbagai rekomendasi yang sudah disebutkan di atas.

Penulis : Rexi

Editor   : Edi

Publish : Tahang



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2Gm33jX
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...