Langsung ke konten utama

Taman Kanak-Kanak Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Tanjungpinang Bentuk Polisi Cilik dan Dai Cilik Berbakat dan Berkarakter

Tribratanews.kepri.polri.go.id-Tanjungpinang-Dalam rangka HUT Yayasan Kemala Bhayangkari 8 Cabang Tanjungpinang yang ke 38, TK Bhayangkari Tanjungpinang mengadakan serangkaian lomba anak kategori usia 4 sampai 6 tahun. Adapun perlombaan yang digelar meliputi lomba Adzan dan ayat suci, Polisi Cilik baris berbaris, paduan suara serta mendongeng.

Lomba yang digelar hari Kamis 31/3 dibuka oleh Wakil Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Tanjungpinang Ny. Dhana Ngurah Joni yang merupakan Bhayangkari dari Wakapolres Tanjungpinang dan langsung bertindak sebagai juri bersama tim penilai dari Pengurus Bhayangkari Cabang Polres Tanjungpinang.

 

Tampak ekspresi kegembiraan dari Ny. Dhana menikmati setiap sesi lomba dan dibarengi riuh keceriaan anak-anak TK Bhayangkari Tanjungpinang yang mengikuti perlombaan. Sesekali Ny. Dhana bersenda gurau dengan anak-anak tersebut layaknya seorang ibu yang bermain dan bercengkrama dengan anaknya.

Kepala Sekolah TK Bhayangkari Tanjungpinang Ibu Yeti mengaku senang dengan kehadiran Wakil Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Tanjungpinang beserta segenap Pengurus Bhayangkari Polres Tanjungpinang. Bu Yeti pun mengatakan bahwa setiap hari anak-anak didikannya dilatih, diajarkan dan dibimbing untuk cinta terhadap Polri, memiliki pemahaman agama dan melatih mental dan keberanian di muka umum.

 

Ny. Dhana mengaku takjub dengan mental dari anak-anak TK Bhayangkari Tanjungpinang yang walaupun masih berusia dini namun berani tampil di muka umum. Dan di akhir sesi diumumkan pemenang dari setiap kategori perlombaan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dan foto bersama.

 

 

 

Penulis : Dicky Cp.

Editor : Tahang

Publish : Sandra



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2GZq6yp
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...