Langsung ke konten utama

POLRES LINGGA GENCAR LAKSANAKAN OPERASI PEKAT JELANG MTQ VII TINGKAT PROVINSI DI KABUPATEN LINGGA

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Jelang Pelaksanaan MTQ VII tingkat Provinsi yang akan di laksanakan di Kabupaten Lingga pada bulan Mei mendatang. Kepolisian Resor Lingga yang di pimpin oleh Kabag Ops Polres Lingga KOMPOL Rusdwiyantoro laksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) gabungan bersama TNI dan Satpol-PP. Kegiatan ini akan dilaksanakan sampai dengan hari H pelaksanaan MTQ VII tingkat Provinsi. Selasa (24/4).

Baru 2 hari Kegiatan ini berlangsung sudah di temukan warung minuman keras (miras) Oplosan jenis Tuak, ribuan kaleng minuman keras, Rokok FTZ dan 1 orang wanita yang di duga TKI asal Indragiri Hilir.

Pemilik Warung Miras Oplosan RY (30) mengaku kegiatan ini sudah berjalan 2 bulan. Menurut keterangannya ia menjual Miras jenis Tuak dengan harga 10 ribu perbotol aqua kemasan 750 ml, ia berhasil menjual  sekitar 10 sampai dengan 20 botol perharinya.

Kegiatan dilanjutkan pada malam hari dan masi di temukan 11 cash minuman keras kalengan jenis Casberg di salah satu penginapan di Dabo Singkep SY (38) penjaga penginapan serta penjual minuman tersebut mengaku bahwa minuman tersebut adalah titipan orang, selanjutnya barang bukti diamankan di Polres Lingga.

pada pukul 21.00 wib. di salah satu penginapan yang terletak di Dabo Singkep di temukan perempuan berinisial RH (38). Yang mengaku dari Indragiri Hilir tetapi identitas KTPnya beralamatkan di Bengkong Batam. Saat di tanya langsung Oleh KabagOps Polres Lingga ia mengaku akan mengurus pasport di Dabo  dan mengatakan kalau dia berniat mau berangkat ke Malaysia. RH lebih banyak menjawab tidak tahu ketika beberapa petugas yang ada mencoba menanyakan siapa yang membantu nya untuk mengurus pasport di Dabo. Selanjutnya, RH diminta ikut kekantor untuk penyelidikan lebih lanjut.

Pada Hari Rabu (25/10) sekira Pukul 10:00 Wib. Personil Polres Lingga yang di pimpin Kasat Narkoba Polres Lingga AKP Feliks Mauk, melaksanakan pengerebekan di gudang minuman yang berada di dalam kawasan implasmen jalan Perusahaan Dabo Singkep. menemukan 6.109 kaleng minumas keras merk Casberg. Pemilik AK (40) mengaku bahwa minuman tersebut merupakan barang yang tidak laku sehingga menjadi menumpuk digudang. AK di bawa kekantor untuk dimintai keterangan atas kepemilikan barang tersebut. barang bukti 6.109 kaleng / 245 cash di angkut ke Polres Lingga mengunakan truck Box milik Sarpras Polres Lingga.

Kapolres Lingga Menjelaskan. “kegiatan Operasi pekat ini di laksanakan menjelang MTQ VII tingkat Provinsi dan jelang Bulan Suci Ramadhan. kita sebagai tuan rumah tidak mau sampai terjadi hal – hal yang dapat menganggu Pelaksanaan kegiatan tersebut”

Polres Lingga BERANI  (slim)



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2FfGbxs
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...