Langsung ke konten utama

Polres Natuna Gelar Tabliq Akbar Untuk Indonesiaku tentang Tentang Kewajiban Ta’at Kepada Pemerintah

Tribratanews.kepri.polri.go.id-Polres Natuna /Kepolisian Resor Natuna (Polres Natuna) Sabtu Malam kemarin (21 April 2018) menggelar Tabligh Akbar untuk Indonesiaku dengan mengambil tema “KEWAJIBAN TAAT KEPADA PEMERINTAH”.

Kegiatan Tabliq Akbar dilaksanakan di Masjid Nurul Falla Jl Hang tuah Air Lakon tersebut merupakan kegiatan kerjasama antara Polres Natuna bersama Yayasan AL-Furqon dan Yayasan Anshor Natuna.

Adapun kegiatan Tabligh Akbar yang dilaksanakan turut dihadiri oleh Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto S.ik, beserta jajaran kasat intelkam AKP Sudarto, Kasat Binmas AKP Puji Puryana, Kasat Polair Iptu Zulkarnain, Kapolsek Midai Iptu Kamaludin, dan Kapolsek Pulau Laut Iptu A.D Lubis.

AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK, selaku Kapolres Natuna mengatakan dalam kata sambutannya mengucapkan banyak rasa terimakasih terhadap ustadz Abu Yahya Badrussalam, Lc beserta Dewan kemakmuran Masjid Nurul Falah, Yayasan Al-furqon, TV Rodja, yang telah dapat bekerja sama dengan Polres Natuna serta semua pihak yang terlibat dalam kegiatan Tabliq Akbar ini sehingga dapat terselenggaranya Tabligh Akbar ini yang di selenggarakan bertepatan jatuh pada Hari Kartini tersebut ( Sabtu 21 April 2018).

“kegiatan Tabliq Akbar ini merupakan salah satu bentuk sinergitas antara pemerintah dan masyarakat terkhususnya bagi umat islam dalam upaya memberikan pemahaman tentang pentingnya ketaatan kepada pemerintah sehinggal hal tersebut dapat memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap keutuhan NKRI.” Ucap Akbp Nugroho dalam kata sambutannya didepan para jemaah Nurul Falah.

Selanjutnya Kapolres Natuna mengantisipasi banyaknya berita hoax atau fitnah yang mengakibatkan terjadinya keresahan di masyarakat, maka dari itu Kapolres Natuna menghimbau agar masyarakat lebih mengedepankan tabayyun dan selalu konfirmasi dan klarifikasi terkait isu yang berkembang di masyarakat kepada polisi. Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat di Kota Natuna bijak dan dewasa dalam penggunaan dan pemanfaatan media sosial, sehingga tidak disalahgunakan.

“Jangan menyebarkan berita hoax yang tidak sesuai dengan kebenaran fakta serta berisi pemberitaan negatif tentang pemerintahan kita yang memicu terpecah belahnya umat demi menjaga keutuhan dan kesatuan NKRI. Saya meminta kepada masyarakat di Kota Natuna agar melakukan koordinasi dan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak kepolisian jika ada informasi yang belum jelas sumbernya,” ujar nya.

Dalam mengakhiri sambutan yang disampaikan Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK  “saya mengharapkan agar kegiatan tabligh akbar ini  dapat diadakan secara berkelanjutan sehingga dapat menjadi salah satu jalan bagi kita semua mendapat hidayah dari Allah SWT dan menjadikan kita sebagai warga negara Indonesia yang menjadi lebih baik”. Tutur kapolres natuna tersebut.

Dalam kesempatan tersebut diisi pula dengan deklarasi bersama menangkal hoax untuk meneguhkan kebhinekaan dan kebangsaan Indonesia serta diisi dengan tausiyah keagamaan oleh Ustad Yahya Badrussalam, Lc.

Penulis : Cristina Embun

Editor   : Tahang

Publish : Cristian E.

 



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2vB1kTc
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...