Langsung ke konten utama

Wujudkan Kepastian Hukum, Penyidik Jajaran Polda Kepri Tingkatkan Kemampuan Penyidikan

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Dalam rangka meningkatkan kinerja sebagaimana tugas pokok masing-masing yang diamanatkan dalam undang-undang dalam melakukan proses penyelidikan dan penyidikan, bertempat di Balroom Hotel Harris Kota Batam dilaksanakannya  kegiatan pembinaan peningkatan kemampuan Penyidik Polri selaku pengemban fungsi Korwas PPNS dan peningkatan kemampuan penyidikan oleh PPNS Tahun Anggaran 2018,  Kamis (26/4/18).

Kapolda Kepri Irjen Pol. Drs. Didid Widjanardi, SH membuka secara resmi pelaksanaan pelatihan yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Kepri, Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri beserta tim, Jaksa Penuntut Umum, Kejati Kepri, para Kasat Reskrim dan Penyidik Jajaran Polda Kepri.

Dalam sambutannya Kapolda Kepri menyampaikan bahwa sudah saatnya seluruh pengemban fungsi PPNS melakukan introspeksi diri, konsolidasi, pembenahan dan akselerasi guna memberikan kerja terbaik dan bersinergi dengan penegak hukum lainnya demi mewujudkan kepastian hukum, rasa keadilan dan bermanfaat.

Kapolda Kepri mengatakan tujuannya adalah untuk mendorong peningkatan produktivitas masyarakat, tegaknya demokrasi dan kelangsungan pembangunan nasional.

“PPNS kedepan harus terus mengembangkan diri untuk menghadapi dinamika masyarakat. hal ini dilaksanakan dengan upaya mewujudkan pola pikir dan perilaku penyidik Polri dan PPNS yang beretika dan bermoral dalam melaksanakan tugasnya secara profesional, lebih transparan dan akuntabel,”tutur Kapolda Kepri.

Wakil Gubernur Kepri yang mewakili Gubernur Kepri juga berharap dengan hadirnya para narasumber dari tim Biro Korwas PPNS Bareskrim Polri dan juga dari Kejati Kepri yang akan membuka diskusi kali ini agar para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sabik-baiknya dan dapat mengaplikasinkan ilmu yang didapat dalam tugas.



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2HVimjJ
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...