Langsung ke konten utama

Ini Tips Meninggalkan Rumah Saat Mudik

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Sebelum Lebaran, berikut tips khusus bagi pemudik yang meninggalkan rumahnya untuk pulang kampung.

Adapun 10 tips agar rumah dapat aman ketika ditinggal mudik.

1.    Selama mudik, hindari hal yang menunjukkan bahwa rumah sedang kosong, seperti lampu rumah yang dalam keadaan terus menyala. Kalau perlu, pasang lampu otomatis yang dapat menyala dan mati dalam waktu yang diinginkan. Taruh sandal di luar rumah.

 

2.    Jangan meninggalkan barang berharga Anda, seperti uang dan perhiasan, di dalam rumah. Lebih baik, simpan saja barang berharga tersebut di bank atau titipkan ke orang yang dipercaya.

 

3.    Sebelum berangkat, pastikan pintu dan jendela benar-benar dalam keadaan terkunci. Kemudian, jangan menyimpan kunci cadangan di bawah keset atau pot bunga. Lebih baik titipkan kepada tetangga untuk jaga-jaga jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

 

4.    Sebelum berangkat, matikan semua listrik yang tidak diperlukan. Hal ini untuk menghindari adanya arus pendek yang menyebabkan kebakaran.

 

5.     Titipkan rumah kepada tetangga atau satpam. Pinta mereka untuk memeriksa keadaan rumah dalam waktu berkala.

 

6.    Hentikan dulu langganan koran Anda selama mudik.

 

7.    Pasang alarm keamanan atau CCTV di titik-titik tertentu rumah Anda, seperti ruang tamu, ruang tidur, dan halaman rumah.

 

8.    Cabut aliran tabung gas.

 

9.    Beri tahu tetangga Anda bahwa Anda akan mudik dan rumah Anda dalam keadaan kosong.

 

Jangan sesumbar di media sosial. Terkadang, mengumbar segala hal di media sosial dapat menjadi sumber malapetaka. Tidak perlu mengumumkan kepada publik bahwa Anda akan pergi ke luar kota bersama keluarga, apalagi sampai menjelaskan secara detail mengenai kondisi rumah yang kosong. Semoga bermanfaat.



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2LccCQr
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...