Langsung ke konten utama

Perpustakaan dalam Genggaman

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Perpustakaan. Yang langsung terbayang pastilah sebuah tempat berisi banyak buku yang tertata rapi di rak-rak yang disusun berdasarkan kategorinya. Banyak orang membaca dan kita bisa meminjam buku-buku koleksinya.


Tapi zaman terus berubah, teman. Begitu pula dengan perpustakaan. Perpustakaan kini sudah go digital!


Perpustakaan Nasional Republik Indonesia atau Perpusnas kini telah mengembangkan perpustakaan digital dengan berbagai fitur unggulan. Ada aplikasi dan juga web, yang semua berbasis online.


iPusnas
Salah satu terobosan dari Perpusnas adalah dengan meluncurkan aplikasi bernama iPusnas. Aplikasi ini bisa digunakan pada beragam perangkat komunikasi kita. Mulai dari smartphone baik android maupun iOS, tablet, dan komputer PC.


iPusnas ini merupakan aplikasi perpustakaan digital (ePustaka) yang dilengkapi dengan eReader untuk membaca eBook dan fitur social media. Iya seperti namanya perpustakaan, kita bisa meminjam buku yang tersedia di katalog onlinenya.


Kamu cukup mengunduh aplikasi ini baik di Play Store, Appstore, maupun web resmi iPusnas. Aplikasi ini bisa kamu dapatkan secara gratis!


Setelah mengunduh kamu bisa meng-install-nya di perangkat kamu. Setelah itu kamu harus mendaftar anggota, bisa dengan akun email maupun akun Facebook kamu. Nah setelah kamu menjadi anggota kamu bebas meminjam eBook yang tersedia di ePustaka. Keanggotaan di iPusnas ini berlaku selama setahun dan akan diperpanjang secara otomatis.

Kalau kamu mau meminjam buku, cukup cari buku yang kamu inginkan lalu pilih dan klok tombol Pinjam. Jika stok habis kamu akan dimasukan dalam daftar antrean. Setelah berhasil meminjam kamu bisa membaca eBook tersebut saat online maupun offline, asalkan kamu sudah mengunduh eBook tersebut.


Jangka waktu peminjaman hanya 3 hari, sebelum jangka waktu peminjaman habis kamu harus mengembalikan eBook tersebut, tapi kalau kamu belum selesai membacanya kamu bisa memperpanjang dengan mengisi kembali form peminjaman. Jika kamu lupa tidak mengembalikan dalam jangka waktu 3 hari maka buku tersebut akan hilang secara otomatis dan dikembalikan ke ePustaka iPusnas.


Secara umum cara kerja perpustakaan digital ini sama dengan perpustakaan biasa. Bedanya ini semua bisa kamu nikmati dalam genggaman. Lebih praktis kan? Dan kamu juga bisa memberi komentar atau me-review buku yang kamu baca dalam kolom komentar dari setiap eBook.

Dan ada fitur yang juga tak kalah menarik, iPusnas ini juga dilengkapi fitur social media. Kamu bisa saling berinteraksi dengan pembaca lain, saling mem-follow, saling merekomendasikan buku yang bagus, dan lain-lain. Seru yah!


Indonesia One Search (IOS)

Tak berhenti dengan iPustaka, Perpusnas juga punya terobosan lain yaitu. Indonesia OneSearch atau IOS adalah sebuah pintu pencarian tunggal untuk semua koleksi publik dari perpustakaan, museum, dan arsip di seluruh Indonesia. Selain itu, portal ini juga menyediakan akses ke sumber elektronik internasional (e-resources) yang dilanggan oleh Perpusnas RI untuk semua anggota yang terdaftar.


Jadi bagaimana cara kerjanya? Begini, misalkan kamu ingin mencari sebuah buku, tapi kamu tidak menemukan di perpustakaan terdekat. Kamu tak perlu pusing! Cukup buka alamat web IOS di http://onesearch.id/ lalu masukkan judul buku yang kamu inginkan di kolom pencarian dan buku yang kamu inginkan akan muncul.


Kamu akan diberi informasi di mana buku itu tersedia. Informasi yang ada itu berasal dari banyak katalog online perpustakaan di seluruh Indonesia. Bisa jadi buku yang kamu cari tak ditemukan di Jakarta, tapi kamu bisa dapatkan di perpustakaan di Bandung atau Surabaya. Dan itu bisa kamu dapatkan melalui website ini.


Nah perpusnas ini sudah bekerja sama dengan berbagai institusi baik milik pemerintah maupun swasta. Siapapun pemilik perpustakaan boleh bergabung untuk memasukkan katalog mereka di IOS ini.


Saat ini tercatat sudah ada 422 institusi, 458 perpustakaan, dan 3.192 repositori yang sudah tersedia di IOS. Dan jumlah koleksi yang bisa kamu jelajah sudah berjumlah lebih dari 3 juta!

Kelebihan IOS ini pastinya kita bisa hemat waktu dan tenaga, koleksinya banyak, dan IOS ini anti duplikat jadi kamu akan terhindar dari koleksi hasil plagiat. IOS ini juga terintegrasi dengan iPusnas lho. Selain dalam bentuk buku, IOS ini juga memiliki pencarian dalam bentuk lain seperti jurnal penelitian, artikel, gambar, rekaman suara, dan juga video.

Nah mulai sekarang kamu tidak perlu pusing mondar mandir dari satu perpustakaan ke perpustakaan lain. Cukup akses IOS dan masalah teratasi. Mudah kan? Semoga bermanfaat.



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2LOW2Yi
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...