Langsung ke konten utama

Media Sosial Berujung Persekusi

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Meski sudah banyak kasus persekusi yang terjadi, kata ini masih saja terdengar asing bagi beberapa orang, yang sebenarnya istilah persekusi ini sudah ada sejak lama. Jadi, sebenarnya apa arti persekusi itu sendiri?

Persekusi merupakan perlakuan buruk atau perampasan dengan sengaja hak-hak dasar oleh individu terhadap kelompok dan juga sebaliknya dengan sewenang-wenang. Biasanya dikarenakan agama, suku ataupun pandangan politik.

Kasus persekusi sering muncul bermula dari media sosial yang memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia. Media sosial mengijinkan setiap orang untuk bebas berpendapat yang sebenarnya bisa menjadi salah satu sumber terjadinya persekusi, jika disalah gunakan.

Pada jaman sekarang, banyak yang menggunakan media sosial dan menjadikannya sebagai kebutuhan pokok. Media sosial telah menjadi sarana untuk bisa sepenuhnya mengekspresikan diri dan pendapat. Namun, apakah setiap orang sudah menggunakannya dengan baik? Apakah pendapat yang diutarakan sudah sesuai dengan aturan yang ada, sehingga tidak akan menimbulkan kesalahpahaman?

Namun terkadang informasi yang diberikan sudah benar pun, banyak orang yang masih saja menganggapnya buruk ataupun tidak mau menerimanya. Ini dikarenakan sifat manusia yang mendasar sebagai proses yang digunakan untuk mencoba memahami orang.

Sebagai manusia seringkali membangun asumsi dan kepercayaan mengenai apa yang terjadi tanpa memahaminya secara keseluruhan. Sifat inilah yang bisa menyebabkan timbulnya persekusi.

Tindakan persekusi bisa berupa pengeroyokan ataupun mempermalukan orang lain, yang dapat memberikan dampak dan akibat yang buruk bagi fisik maupun mental korban. Apalagi untuk anak kecil, mereka akan menjadi minder dan menarik diri dari lingkungan sosial. Lalu bagaimana cara mengatasi ini dan bagaimana seharusnya bersikap terhadap persekusi?

Supaya tidak terjadi kesalahpahaman, sebelum mengunggah informasi di media sosial, ada baiknya jika cek dahulu kebenaran informasi tersebut. Sebagai penerima informasi juga harus meresponnya dengan bijak, bukan langsung menyalahkan dan mengkritik.

Bisa disimpulkan bahwa dengan media sosial dapat menyampaikan pendapat dengan bebas, ditambah dengan Indonesia yang menganut sistem demokrasi, kebebasan berpendapat sangatlah penting bagi masyarakat.

Tetapi, sebaik apapun hal tersebut, semua hal pasti memiliki sisi positif dan negatifnya. Sama halnya dengan bebas berpendapat, dibalik semua kepentingan dalam mengutarakan pendapat, pasti ada keburukannya juga. Alangkah baiknya jika dapat mengunggah sesuatu yang positif. Memberi kritik dan saran kepada orang lain melalui media sosial tentu boleh, tetapi dengan sopan santun dan juga tidak perlu mengancam dalam prosesnya.

Penulis : Rexi S

Editor : Edi

Publish : Tahang



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2NVjiEh
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...