Langsung ke konten utama

8 Larangan Sebagai Anggota Dalmas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Pelaksanaan pengendalian massa satuan dalmas harus dapat mengikuti prosedur yang ada agar tidak melakukan kesalahan. Ada beberapa larangan yang harus diperhatikan oleh satuan dalmas antara lain :

1. Bersikap arogan dan terpancing oleh perilaku massa

Seorang anggota satuan dalmas dilarang bersikap arogan dan terpancing oleh perilaku massa, apabila satuan dalmas bersifat arogan maka akan memancing kemarahan massa dan akibatnya situasi semakin tidak terkendali yang berakibat terjadinya massa anarkis.

2. Penggunaan kekuatan yang tidak sesuai dengan prosedur

Seorang anggota satuan dalmas dilarang menggunakan  kekuatan yang tidak sesuai dengan prosedur.

3. Membawa peralatan di luar peralatan dalmas

Seorang anggota satuan dalmas dilarang membawa peralatan lain di luar peralatan dalmas, sesuai dengan tugas dan kewenangananya serta sesuai alut dan alsus dari dinas, contoh : membawa pisau, membawa benda-banda tajam, handphone.

4. Membawa senjata tajam dan peluru tajam

Seorang anggota sat dalmas dilarang membawa senjata tajam dan peluru tajam karena disamping melanggar ketentuan juga dapat membahayakan orang lain dan dirinya sendiri.

5. Keluar dari ikatan satuan/formasi dan melakukan pengejaran massa secara perorangan

Seorang anggota satuan dalmas dilarang keluar dari ikatan satuan/formasi dan melakukan pengejaran massa secara perorangan.

6. Mundur membelakangi massa pengunjuk rasa

Seorang anggota satuan dalmas saat melakukan gerakan mundur dilarang membelakangi massa pengunjuk rasa karena hal ini akan membahayakan anggota tersebut, maka dalam gerakan mundur satuan dalmas tetap harus menghadap ke massa, sehingga tahu apa yang akan dilakukan oleh massa, sehingga satuan dalmas dapat mengambil tindakan sesuai dengan keadaan.

7. Mengucapkan kata-kata kotor, pelecehan seksual / perbuatan asusila, memaki-maki pengunjuk rasa

Seorang anggota satuan dalmas dilarang mengucapkan kata-kata kotor, pelecehan seksual/perbuatan asusila, memaki-maki pengunjuk rasa karena hal ini akan memancing emosi massa yang dapat berakibat fatal atau massa menjadi anarkis dan juga menambah persoalan yang baru.

8. Melakukan perbuatan lainnya yang melanggar peraturan perundang-undangan

Seorang anggota satuan dalmas dilarang melakukan  perbuatan yang dilarang  atau yang tidak sesuai prosedur.

Penulis         : Gilang

Editor           : Edi

Publisher     : Tahang



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2NvADng
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...