Langsung ke konten utama

Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tugas Beserta Wewenangnya

Tribratanews.kepri.polri.go.id -Polri singkatan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah alat negara yang perannya dalam negara yaitu memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat. Tidak hanya itu peran Polri sangat banyak, seperti menegakkan hukum, memberi perlindungan, mengayomi, serta pelayanan kepala masyarakat dengan maksud agar terpeliharanya keamanan di dalam negara.

Kepolisian yang ada di Indonesia saat ini dikenal dengan kepolisian yang memakai sistem federal di bawah Departemen Dalam Negeri, yang kekuasaannya berotak-kotak antar propinsi. Yang sudah terbentuk sejak tanggal 19 Agustus 1945. Namun, karena dirasa kurang cocok, maka pada tanggal 1 Juli 1946 Polri mulai menganut sistem Kepolisian Nasional. Sistem ini dianggap lebih  pas dansesuai dengan Negara Indonesia yang pada dasarnya sebagai negara kesatuan.

Dalam waktu yang begitu singkat, Polri mampu membentuk komando-komando sampai pada tingkat sektor yaitu kecamatan. Sistem ini masih dipakai sampai sekarang.

Tugas Beserta Wewenang Kepolisian

Polri memiliki tugas beserta wewenang yang sangat besar kepada Negara Indonesia, berikut ini ada beberapa tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia, yaitu:

–  Bertugas memelihara keamanan dan menjaga ketertiban masyarakat Indonesia

–  Bertugas sebagai penegak hukum, serta

–   Bertugas sebagai memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat Indonesia.

Inilah beberapa tugas Polri kepada Negara Republik Indonesia, tugas ini bisa berjalan dengan baik, dapat dipatuhi, ditaati, serta dihormati oleh masyarakat yang bertempat tinggal di Indonesia, dalam rangka penegakan hukum, maka polri dalam Undang-undang diberi wewenang yang cukup besar, yaitu:

–   Berwenang menerima laporan dan pengaduan

–   Membantu menyelesaikan perselisihan antar warga negara

–   Mencegah dan membantu menanggulangi timbulnya penyakit masyarakat

–   Mengawasi aliran yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa

–   Mengeluarkan peraturan Kepolisian dalam lingkup kewenangan administrasi Kepolisian

–   Melaksanakan pemeriksaan khusus dalam rangka bagian dari tindakan pencegahan

–   Melakukan tindakan pertama di tempat kejadian

–   Mengambil bahan bukti seperti sidik jari, identitas lain serta melakukan pemotretan seseorang

–   Mencari keterangan beserta barang  bukti

–   Menyelenggarakan Pusat Informasi Kriminal Nasional

–   Mengeluarkan surat izin atau surat keterangan yang dibutuhkan dalam rangka pelayanan masyarakat

–    Memberi bantuan pengamanan dalam bidang dan pelaksanaan putusan pengadilan serta berbagai kegiatan instandi lainnya

–   Menerima beserta menyimpan barang temuan untuk sementara waktu.

Inilah beberapa wewenang yang dapat membantu tugas-tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Penulis : Yolan
Editor   : Edi
Publish : Tahang

 



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2C6zEZy
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...