Tribratanews.kepri.polri.go.id – Menghadapi pesta demokrasi memang seharusnya masyarakat harus dibekali dengan pengetahuan politik yang mumpuni. Sayangnya, masih banyak pemilih yang sebenarnya tidak tahu apa-apa soal politik ataupun calon yang ditawarkan. Oleh karena itu pintu berkembangnya money politics terbuka lebar. Atau meski tanpa kemampuan, dia yang sudah terkenal atau mungkin punya modal tampang bisa saja mendulang kemenangan.
Pimilu 2019 sudah sampai pada tahap kampanye , tentu calon pemimpin dan wakilnya pun sudah menampakkan dan memperlihatkan kepada seluruh masyarakat bahwa mereka patut untuk menjabat sebagai Pimimpin. Sebagian besar organisasi memilih sosok pemimpin dengan cara voting atau pemilihan umum. namun perlu memiliki kecerdasan dalam memilih pemimpin yang baik. Kenali dulu Kepribadian calon Pemimpin apakah paslon akan bersikap adil dan dapat dipercaya serta bertanggung jawab atas visi dan misi meajukan suatu daerah.
Berbeda di dalam tubuh Polri, Netralitas menjadi suatu kewajiban yang dimiliki anggotanya. Didalam pelaksanaan pengamanan pemilihan umum & pemilihan umum kepala daerah yang akan segera berlangsung anggota Polri wajib bersikap netral dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. Siapa pun yang melanggar, akan diberi sanksi.
Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melakukan serangkaian persiapan dalam upaya penanganan Pemilu 2019. Untuk mengantisipasi kerusuhan, Polri telah mendata daerah-daerah yang rawan dan punya catatan sejarah konflik pada pemilihan kepala daerah.
Kegiatan pembinaan dan penyuluhan juga dilaksanakan kepada masyarakat pada daerah / zona pelaksanaan Kampanye yang rawan terjadinya pelanggaran. Pendekatan dan koordinasi turut dilakukan untuk menjadi mediator dan fasilitator terhadap simpatisan / pendukung parpol, sehingga dapat mencegah terjadinya tindakan yang negatif.
Satgas Black Campaign juga telah dibentuk dalam rangka mengantisipasi praktek dalam berkampanye berupa menghasut, memfitnah, mengadu domba partai politik, perseorangan, dan/ataunkelompok masyarakat melalui media sosial dan berita hoax. Selain itu praktek Money Politik ( politi uang) juga menjadi attensi Kapolda Kepri untuk para Paslon dilarang menjanjikan dan memberikan uang atau materi lainnya.
Penulis : Yolan
Editor : Edi
Publish : Tahang
from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2NQR7uD
via IFTTT
Komentar
Posting Komentar