Langsung ke konten utama

Tips Melawan Hoax, Cegah Informasi Abal-Abal

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Media sosial saat ini menjadi raja media online karena mudah dan praktis oleh karena itu anda perlu mengetahui tips melawan hoax. Karena tips ini penting, agar anda dapat memilah dan memilih berita apa yang layak konsumsi dan yang tidak layak konsumsi. Karena saat ini banyak berita hoax sangatlah banyak, sehingga menimbulkan salah persepsi antar mengirim dan pembaca berita tersebut. Tidak perlu khawatir, kami akan membagikan tips melawan hoax untuk anda.

  1. Cermati Alamat Situs

Untuk mendapatkan informasi yang sesuai dan melawan hoax, anda harus mencermati alamat URL yang dimaksud. Apabila informasi tersebut berasal dari situs yang belum terverifikasi, sebagai institusi resmi maka informasi diragukan.

  1. Perbanyak Wawasan

Dengan memperbanyak membaca buku, membaca artikel sehingga akan menambah wawasan untuk anda. Karena anda menjadi mengetahui, informasi apa yang fakta dan mana yang hoax. Wawasan bisa berupa membaca melalui buku, media cetak, website, media online maupun melihat media elektronik.

  1. Jangan Ikut Membagikan Berita Belum Jelas

Jika anda belum mengetahui letak kebenarannya dengan jelas. Jangan ikut membagikannya, karena jika anda membagikannya anda termasuk memberikan info yang hoax pula. Dan jika itu berlanjut anda akan dianggap sebagai profokator atau penyebar berita hoax. Pastinya anda akan di protes banyak orang.

  1. Ikut Komunitas Melawan Hoax

Saat ini banyak grup atau komunitas yang melawan hoax biasanya mereka sama-sama mencari fakta atas berita yang di anggap salah. Berbagai grup melawan hoax di media sosial sangatlah beragam, digrup diskusi ini anda bisa menanyakan informasi tersebut hoax atau tidak. Dan juga melihat klarifikasi yang diberikan orang lain sehingga semua orang dapat memanfaatkan ini.

  1. Periksa Fakta

Perhatikan dari mana berita itu berasal dari mana sumbernya dan jangan mudah percaya adanya informasi. Imbang atau tidaknya informasi tersebut apabila lebih dari satu sumber maka jika itu hanya satu sumber kebenarannya kurang terjamin. Hal lain yang perlu diamati adalah peranan berita fakta dan opini. Fakta adalah peristiwa yang terjadi dengan kesaksian dan bukti, sedangkan opini pendapat dan kesan dari penulis sehingga informasi cenderung subyektif.

Sekian tadi adalah 5 tips melawan hoax untuk anda agar dapat mengantisipasi penyebaran informasi hoax yang terjadi. Dengan tips melawan hoax ini, tentunya anda dapat mencegah  untuk mendapatkan informasi abal-abal. Semoga 5 tips melawan hoax ini bermanfaat untuk anda.

Penulis : Yolan
Editor   : Tahang
Publish : Tahang



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2NTVyoa
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Pokok, Fungsi dan Peranan Polisi Lalu-lintas (POLANTAS)

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Tugas Polisi Lalu Lintas adalah melaksanakan Tugas Polri di bidang Lalu-lintas yang meliputi segala usaha, pekerjaan dan kegiatan dalam pengendalian Lalu-lintas untuk mencegah dan meniadakan segala bentuk gangguan serta ancaman agar terjamin keamanan, ketertiban, keselamatan dan kelancaran Lalu-lintas di jalan umum. Fungsi Polisi Lalu-lintas Fungsi Polisi Lalu Lintas adalah penyelenggaraan tugas Polri di bidang Lalu-lintas yang merupakan penjabaran kemampuan teknis profesional yang meliputi : Pendidikan masyarakat lalu lintas (Police Traffic Education). Pendidikan dan pembinaan masyarakat dalam rangka keamanan Lalu-lintas dengan kegiatan-kegiatan yang diarahkan terhadap : 1)      Masyarakat yang terorganisir adalah : (a)    Patroli Keamanan Sekolah (PKS). (b)    Pramuka Lantas. (c)     Kamra Lalu-lintas. 2)      Masyarakat yang tidak terorganisi...

AKP B. Gultom, S.E. : Fenomena Diskresi Kepolisian Bagi Polisi, Revitalisasi Kepercayaan Masyarakat (4)

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Faktor -Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Diskresi Kepolisian Faktor Individu: Hati nurani,  Kecerdasan, Pengalaman,  Keberanian,  Keterampilan. Faktor Organisasi: Reward and punishment , Perlindungan hukum, Kelengkapan sarana dan prasarana, Pendidikan dan latihan diskresi. Faktor Masyarakat:Kebutuhan rasa aman, Kepercayaan terhadap polisi, Kesadaran hukum masyarakat. Faktor Individu sangat berperan dalam menentukan pilihan untuk menentukan keputusan mana yang harus dilakukan sehingga tujuan dari Diskresi Kepolisian tercapai. Dan Faktor Individu ini sangat ditentukan oleh Konsep Diri, Harga diri, Kreatifitas untuk menentukan putusan yang terbaik . Konsep diri : merupakan pandangan/gambaran dan sikap individu terhadap dirinya sendiri, baik dimensi fisik maupun psikologis, kekuatan maupun kelemahan dirinya, yang diperoleh melalui pengalaman dan interaksi sosial dalam kehidupan. Harga diri : adalah pandangan individu tenta...

Adakah Aturan tentang Daluwarsa Penyelesaian Perkara di Kepolisian?

Tribratanews.kepri.polri.go.id -Apabila kita melaporkan sesuatu kepada Kepolisian, misalnya laporan tindakan penganiayaan, dan sudah beberapa hari laporan tersebut belum ditindak lanjuti, apakah ada aturan dalam KUHAP mengenai batas waktu untuk menindaklanjuti laporan tersebut? Dan apa upaya hukum yang bisa dilakukan apabila kepolisian tidak menindaklanjuti laporan tersebut? Jawaban : Artikel di bawah ini adalah pemutakhiran yang kedua kali oleh  Tri Jata Ayu Pramesti, S.H.  dari artikel dengan judul   Batas Waktu Penyelesaian Perkara di Kepolisian  yang  dibuat oleh  Flora Dianti, S.H., M.H.  dari  DPC AAI Jakarta Pusat   dan pertama kali dipublikasikan pada   Senin, 05 Desember 2011 kemudian dimutakhirkan oleh  Tri Jata Ayu Pramesti, S.H.  dan dipublikasikan pada Rabu, 28 Februari 2018. Tidak ada aturan dalam  Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana  (KUHAP) mengenai batas waktu Kepolisian untuk menindak...