Langsung ke konten utama

6 Macam-macam Musyawarah dalam Kehidupan Sehari-hari

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Terdapat banyak manfaat musyawarah dalam kehidupan sehari-hari. Namun, untuk mencapai manfaat tersebut kita harus terlebih dahulu memahami asas-asas dalam mengemukakan pendapat di muka umum. Selanjutnya, penting bagi kita untuk memahami macam-macam musyawarah dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini penjelasannya:

  1. Musyawarah Keluarga

Musyawarah keluarga merupakan jenis musyawarah yang dilakukan dalam lingkup keluarga, baik keluarga inti maupun keluarga besar. Musyawarah jenis ini biasanya dilakukan dalam rangka memutuskan segala permasalahan keluarga, misalnya mengenai nama anak, pernikahan, dan lain sebagainya.

  1. Musyawarah Desa

Jenis musyawarah yang selanjutnya yaitu musyawarah desa. Musyawarah ini biasa dikenal dengan istilah rembuk desa. Umumnya, musyawarah ini dihadiri oleh para kepala keluarga di dalam desa tersebut. permasalahan yang dibahas ialah masalah pertanian ataupun masalah desa yang lainnya.

  1. Musyawarah Daerah

Musyawarah daerah merupakan salah satu jenis musyawarah yang cukup besar. Biasanya anggota dari musyawarah yang satu ini adalah para perwakilan dari daerah yang lebih kecil. Materi yang dibahas dalam musyawarah ini sangat bervariasi, bergantung pada siapa yang menjadi penyelenggara dari musyawarah tersebut. Musyawarah ini juga dapat menjadi salah satu sarana penjalin silaturahmi di antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya.

  1. Musyawarah Nasional

Jenis musyawarah yang selanjutnya yaitu musyawarah nasional. Musyawarah ini biasanya melibatkan para pemimpin dari daerah atau para perwakilan dari daerah. Musyawarah nasional cenderung memiliki skala yang besar dan umumnya diadakan satu tahun sekali dengan materi musyawarah yang bervariasi.

  1. Musyawarah Anggota

Musyawarah anggota ialah musyawarah yang dilakukan dengan peserta yang merupakan anggota dari suatu organisasi tertentu. Dalam rapat ini, setiap anggota memiliki hak yang sama untuk menyatakan pendapatnya yang berkenaan dengan musyawarah tersebut. materi musyawarah biasanya merupakan hal-hal yang berbau teknis

  1. Musyawarah Pimpinan

Jenis musyawarah yang terakhir penulis sampaikan kepada pembaca ialah musyawarah pimpinan. Musyawarah pimpinan merupakan jenis musyawarah dimana yang menjadi peserta musyawarah ialah para pemimpin di dalam suatu organisasi. Biasanya, apa yang dibahas oleh para pemimpin dalam musyawarah ini adalah hal-hal yang bersifat strategis demi kelangsungan organisasi yang mereka pimpin.

Perlu kita pahami bersama musyawarah merupakan hal yang tidak akan pernah lepas dari usaha pencapaian tujuan pembangunan nasional Indonesia. sampai jumpa pada kesempatan yang lain dan semoga kesuksesan senantiasa mengiringi langkah pembaca dalam menjalani hidup.

Penulis         : Rexi

Editor           : Edi

Publisher     : Tahang



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2yHkoOJ
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...