Langsung ke konten utama

Contoh Sikap Cinta Tanah Air Dalam Kehidupan Sehari-hari

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bangsa yang lahir karena adanya contoh sikap cinta tanah air. Tanpa rasa cinta tanah air, negara ini tidak akan terbentuk. Seperti yang kita tahu, bangsa Indonesia memiliki sejarah yang panjang untuk menjadi sebuah negara yang berdaulat. Banyak bangsa lain yang datang dan menjajah Indonesia selama ratusan tahun. Tanpa rasa cinta tanah air, mungkin bangsa ini sudah menjadi milik bangsa lain. Dan mungkin juga tidak akan pernah ada nama Indonesia.

Contoh Sikap Cinta Tanah Air

Dahulu kala, Contoh Sikap Cinta Tanah Air ditunjukkan oleh para pahlawan bangsa dengan sikap rela berkorban melawan para penjajah dan berusaha merebut kemerdekaan Indonesia.

Walaupun saat ini kita hidup di masa setelah Indonesia merdeka, kita masih tetap harus berjuang seperti yang dilakukan para pahlawan. Akan tetapi dengan cara yang berbeda. Bukan lagi mengangkat senjata dan pergi ke medan perang. Saat ini dengan semangat yang sama, yaitu kecintaan pada tanah air, kita bisa melakukan banyak hal untuk menjaga dan melindungi bangsa kita dari berbagai ancaman. Karena pada saat ini, justru lebih banyak hal yang harus kita perhatikan, jaga, dan lindungi. Oleh karena itu, berikut contoh sikap cinta tanah air yang bisa kita lakukan dalam kegiatan sehari – hari.

  1. Bangga sebagai bangsa Indonesia

Salah satu contoh sikap cinta tanah air adalah bahwa kita sebagai warga negara harus merasa bangga terhadap tanah air Indonesia. rasa bangga itu tentu saja tidak akan muncul tanpa adanya rasa memiliki. Dan siapa lagi yang akan merasa memiliki tanah air jika bukan rakyatnya sendiri? Sebagai wujud dari rasa bangga itu, kita harus menampilkan identitas kita sebagai rakyat Indonesia yang cinta pada tanah air. Tidak perlu merasa malu atau menyembunyikan asal kita di mata dunia.

  1. Menjaga nama baik tanah air Indonesia

Dengan rasa cinta tanah air kepada bangsa Indonesia, kita akan secara otomatis menjaga nama baik Indonesia baik di dalam negeri, maupun di luar negeri. Sebetulnya tidak hanya para atlet yang berjuang meraih kemenangan pada event- event internasional seperti Olimpiade, SEA games, dan ASIAN Games yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, yang bisa dikatakan menjaga nama baik Indonesia. Menjaga nama baik Indonesia bahkan bisa dilakukan di setiap lingkup kehidupan, oleh setiap komponen masyarakat.

  1. Menggunakan hak pilih dalam pemilu

Pemilu atau pemilihan umum adalah salah satu wujud demokrasi di Indonesia. seperti yang kita tahu, Indonesia menganut Sistem Pemerintahan Presidensial  yang demokratis. Oleh karena itu, sudah selayaknya bagi warga negara yang sudah mempunyai hak pilih untuk ikut berpartisipasi dalam pemilu. Pemilu bertujuan untuk mencari pemimpin baru. Pemimpin adalah orang yang akan bertanggung jawab membawa tanah air Indonesia menuju kemajuan. Oleh karena itu, dalam menggunakan hak pilih, kita juga harus menimbang baik – baik siapa yang kita pilih. Dan siapapun nanti yang terpilih, kita harus tetap ikut menyepakati, dan menjalankan kebijakan – kebijakan pemimpin tersebut. Tentu saja dengan terus mengkontrol kinerja pemimpin agar tetap di jalan yang benar.

  1. Menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan

Contoh lain dari contoh sikap cinta tanah air adalah menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan. Hal itu bisa kita lakukan dengan menaati setiap peraturan yang berlaku. Analogi yang paling sederhana dari hal ini adalah kita kan menaati setiap perkataan dari orang yang kita cintai, seperti halnya kita patuh kepada orang tua. Dan dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, kita bisa menunjukkan rasa cinta kepada tanah air atau negara ini dengan menaati setiap peratuaran yang tercantum dalam undang – undang dan pancasila. Seperti yang kita tahu, Indonesia memiliki Makna Pancasila Sebagai Ideologi Negara Indonesia dan Pokok Pikiran dalam Pembukaan UUD 1945.

  1. Aktif berpartisipasi dalam pembangunan nasional

Seperti yang disebutkan dalam undang – undang, setiap warga negara berhak ikut berpartisipasi dalam pembangunan nasional. Pembangunan nasional tidak akan mencapai Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Pembangunan Nasional apabila tidak dilakukan oleh semua elemen negara termasuk pemerintah dan rakyat. Oleh kerna itu, sebagai rakyat Indonesia kita harus ikut berpartisipasi dalam pembanguan nasional sebagai wujud dari contoh sikap cinta tanah air.

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk berpartisipasi dalam pembangunan, tergantung peran masing-masing. Sebagai contoh, pelajar bisa ikut aktif dalam pembangunan nasional dengan terus tekun belajar menggapai cita – cita yang kelak bermanfaat bagi orang banyak. Selain itu, para pekerja bisa ikut aktif berpartisipasi dengan bekerja membangun perekonomian negara, dan tidak lupa juga semua warga negara harus taaat dalam membayar pajak. Itulah contoh Peran Warga Negara Indonesia dalam Proses Pembangunan.

  1. Melestarikan kebudayaan Indonesia

Indonesia adalah bangsa yang kaya akan budaya. Akan tetapi, bangsa Indonesia juga selalu digempur oleh masuknya budaya – budaya dari bangsa asing. Gempuran tersebut bukan tidak mungkin menyebabkan hilangnya kebudayaan bangsa kita. Hal itu bisa sangat mudah terjadi saat rakyat bangsa Indonesia lebih menyukai budaya bangsa asing dan melupakan budaya bangsa sendiri. Kita tidak dilarang untuk ikut menyukai budaya bangsa asing. Selama hal tersebut tidak berlebohan dan tidak menggeser nilai – nilai budaya lokal Indonesia. kita juga sebenarnya bisa mengambil nilai positif dari kebudayaan bangsa lain demi perbaikan bangsa kita, selama itu sesuai untuk diterapkan.

  1. Menciptakan kerukunan antar umat beragama

Indonesia adalah negara yang terbentuk di tengah keberagaman. Salah satunya, Indonesia mempunyai agama yang berbeda-beda. Persatuan dan kesatuan bangsa tidak akan terjadi tanpa ada tenggang rasa atau kerukunan antar umat beragama sebagai wujud dari contoh sikap cinta tanah air.

 

Penulis         : Rexi

Editor           : Edi

Publisher     : Tahang



from TRIBRATANEWS POLDA KEPRI https://ift.tt/2JuK1X8
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reformasi Birokrasi Polri Dalam Bingkai Kemandirian Dan Profesionalitas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah lahir, tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kenegaraan seiring dengan sejarah perjalanan negara Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melalu berbagai macam peristiwa, yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.   Salah satu bagian dari perjalanan sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut adalah pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri, yang disertai dengan berbagai macam gaya kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan yang dikemukakan oleh para pemimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.   Reformasi yang sedang dilakukan oleh bangsa Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai suatu kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang berbentuk sebagai masyarakat...

Polda Kepri Selalu Menekan Tindak Pidana Peredaran narkoba di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau

Tribratanews.kepri.polri.go.id –  Apa itu Narkoba?  Narkoba adalah obat berbahaya dan telah beredar secara populer di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Hampir seluruh rakyat Indonesia mengetahui narkoba. Narkoba itu selalu dihindari karena berbahaya dan membuat orang kecanduan. Jika orang telah mengonsumsi narkoba, dan tiba-tiba tidak mengonsumsinya lagi, dia akan merasakan dorongan psikologis yang kuat untuk menkonsumsinya kembali. Terdapat 3 macam narkoba; narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Narkotika akan mengakibatkan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa sakit dan bisa menimbulkan ketergantungan (adiksi). Psikotropika mengubah susunan syaraf pusat sehingga mengganggu mental, dan mengubah perilaku. Zat adiktif berbahaya bagi tubuh karena merupakan zat kimia seperti etanol, inhalansia, tembakau. Peran Polda kepri dalam Memerangi Peredaran Narkoba. Polda Kepulauan riau Selalu melaksanakan sosialisasi, mengadakan pembicaraan tentang b...

Ancaman Pidana Bagi Netizen yang Berkomentar Body Shaming

Tribatanews.kepri.polri.go.id – Apakah komentar netizen yang berbau body shaming dapat dipidana? Apakah bisa dikenakan pasal penghinaan terhadap seseorang? Body shaming  adalah bentuk dari tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik (bentuk maupun ukuran tubuh) dan penampilan seseorang. Pada dasarnya penghinaan yang dilakukan melalui media sosial merupakan tindak pidana yang pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3)  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang telah diubah oleh  Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik . Menjawab pertanyaan Anda, komentar berbau  body shaming  dapat dijerat dengan pasal penghinaan apabila korban merasa terhina dan melakukan aduan serta pelaku memenuhi seluruh unsur pidana dan telah melalui proses peradilan pidana. Apa ancaman pidana bagi pelaku? P...