Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Berpotensi Ganggu Ketertiban Umum, MUI Tidak Restui Reuni Akbar 212

Jakarta – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) H Masduki Baidlowi menegaskan, MUI tidak sepakat dengan digelarnya acara Reuni Aksi Bela Islam 212. MUI berpandangan, jika kegiatan tersebut berpotensi mengganggu ketertiban umum, maka hal itu tidak perlu untuk dilaksanakan. “Maka MUI menganggap itu tidak perlu,” katanya, hari ini. Dia meminta masyarakat untuk melihat konteks daripada Aksi Bela Islam 212. Menurut Masduki, Aksi Bela Islam 212 yang terjadi tahun lalu adalah sebuah peristiwa yang unik karena aksi tersebut menjadi titik temu dari berbagai kelompok Islam. Dulu aksi ini ditujukan untuk mendesak agar segera mengadili kasus penodaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaya Purnama. Ia menegaskan agar tidak menghubungkan aksi ini untuk agenda-agenda politik yang lainnya. “Agendanya sudah selesai. Tidak usah lagi dihubungkan dengan hal-hal lain seperti dihubungkan dengan MUI dan yang lainnya,” terangnya. MUI tidak ikut-ikutan dalam aksi seperti itu. Bagi MUI, perso...

Pengurus Daerah Bhayangkari Kepri Melaksanakan Rapat Paripurna

Bertempat di  Gedung Serba Guna (GSG), telah dilaksanakan rapat Paripurna PD Bhayangkari Kepri dan Pengurus YKB Daerah Kepri, Kamis , (30/11). Turut hadir  Ketua Bhayangkari Daerah Kepri yang sekaligus Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari daerah Kepri, Ny. Erna Didid Widjanardi, Ketua Bhayangkari Daerah Kepri Lama, Ny. Rini Sam Budigusdian, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Kepri, Ny. Retno Dewi Yan Fitri Halimansyah, Pengurus Daerah Bhayangkari Kepri dan anggota, Pengurus YKB Daerah Kepri dan anggota, para Ketua Cabang Bhayangkari se-kepri dan anggota. Kegiatan ini merupakan acara perpisahan dari Ketua Bhayangkari Daerah Kepri yang sekaligus Ketua YKB Daerah Kepri, dari Ny. Rini Sam Budigusdian kepada Ny. Erna Didid Widjanardi. Dalam kesempatan itu juga diserahkan dokumen secara simbolis dan pemberian cinderamata.

Farewell & Welcome Parade, Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Siap Mewujudkan Kualitas Pelayanan Kepolisian di Wilayah Kepri

Usai prosesi penyambutan Kapolda Kepri baru dan Laporan Kesatuan, dilaksanakan acara Farewell Parade di lapangan Mapolda Kepulauan Riau, Kamis (30/11/2017). Farewell Parade ini merupakan upacara pengantar tugas oleh Pejabat utama Polda Kepri beserta seluruh personil Polda Kepri untuk Kapolda Kepri yang baru Irjen Pol Drs. Irjen Pol.Drs. Didid Widjanardi, SH dan melepas Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH. Pada acara tersebut, Kapoda Kepri lama, Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH dalam amanatnya mengharapkan tetap terjaga kesinambungan serta keselarasan berbagai kebijakan program promoter kapolri yang telah, sedang dan akan terus berjalan dalam upaya menuju polri yang profesional, bermoral, modern dan dipercaya  masyarakat. Realisasi dari komitmen inimerupakan perwujudan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian. Sejalan dengan itu, telah ditetapkan pula program revitalisasi polri menuju pelayanan prima dalam rangka meningkatkan keper...

Kenapa Harus Ngeblog? Atau belajar Menjadi Seorang Blogger ???

'Blog' berasal dari kata 'web log' adalah website yang berisi log atau bisa dibilang catatan. Istilah log sendiri sering digunakan untuk mencatat seberapa jauh perjalanan atau pencapaian yang bisa dilakukan dalam mencapai sebuah tujuan. Jadi, dari penjelasan diatas dapat disimpulkan, blog adalah suatu website yang ditujukan untuk membuat suatu catatan. Dan kegiatan menulis di blog ini sering disebut dengan istilah ngeblog. Di dalam kegiatan ngblog ini kita bisa menulis apa saja yang menurut kita menarik dan menyenangkan, misal: kegiatan traveler, jurnal harian, membuat karya tulis fiksi, opini, informasi, pengetahuan, dan lain sebagainya. Lalu kenapa kita perlu yang namanya ngeblog? dari pertanyaan tersebut tentunya setiap orang akan memiliki jawaban dan alasan masing-masing. Namun, secara umum ada beberapa alasan kenapa seseorang perlu yang namanya ngeblog, antara lain: * Sebagai ajang mengekspresi diri Salah satu kebutuhan psikologis manusia ada...

Demi Kelancaran Lalu Lintas, Sat Shabara Rela Berhujan Bersihkan Pohon Tumbang

Tanjungpinang, Bekerja dengan keikhlasan tanpa melihat waktu, cuaca maupun tempat, Kepolisian Negara Republik Indonesia ( Polri ) dituntut untuk melakukan tugas yang mulia sebagai pelindung, pengayom serta pelayan masyarakat. Komitmen dalam pelaksanaan tugas inilah yang ditunjukkan oleh Satuan Samapta Bhayangkara ( Sat Sabhara ) Polres Tanjungpinang dengan berbekal dedikasi yang tinggi serta keikhlasan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan segenap usaha untuk memindahkan pohon yang tumbang akibat hujan angin di Jalan Yos Sudarso, selasa (28/11) malam. Dengan kekuatan satu regu yang bertugas pada malam itu, Personil Sat Sabhara yang diawaki oleh Bripka Siarman dengan cekatan memotong serta memindahkan potongan cabang kayu yang tumbang ke pinggir jalan ( trotoar ) agar memudahkan masyarakat yang akan melintasi jalan tersebut. Meskipun kondisi cuaca yang kurang bersahabat ( Hujan Angin ), tidak menyurutkan langkah mereka untuk segera member...

Sambut Kapolda Baru Dengan Tradisi Tepung Tawar

Batam - Kedatangan Kapolda Kepri baru disambut dengan adat tradisi Melayu di Bandara Hang Nadim terlihat, Rabu (29/11/2017) pukul 18.00 Wib petang tadi. Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Yan Fitri Halimansyah, MH bersama para pejabat utama Polda Kepri menyambut kedatangan Kapolda Kepri baru Irjen Pol.Drs. Didid Widjanardi, SH beserta Ibu Erna Handayani Didid di VVIP Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (29/11/2017). Seusai dengan adat yang ada di wilayah ini, Kapolda Kepri beserta istri disambut dengan tradisi Tepuk Tepung Tawar oleh ketua Lembaga Adat Melayu. Tepuk Tepung Tawar adalah suatu ritual adat di negeri-negeri Melayu, khususnya di Kepulauan Riau yang saat ini terus hidup dan dipertahankan dalam masyarakat sejak masa raja-raja dahulu. Budaya tepuk tepung tawar yang mengartikan sebuah peristiwa penting dalam masyarakat melayu, seperti yang dimulai dari kelahiran, khitanan, perkawinan, pindah rumah, pembukaan lahan baru, jemput semangat bagi orang yang baru lup...

Jelang Tahun Baru, Sat Narkoba Gagalkan Penyelundupan Narkoba

Polres Tanjungpinang Info Penyelundupan Narkoba yang berasal dari Malaysia berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba ( Sat Res Narkoba ) Polres Tanjungpinang, minggu (26/11) pukul 22.00 wib di perairan laut Tanjungpinang. AN dan HA yang merupakan kurir Narkoba yang ditangkap saat berusaha membawa beberapa jenis Narkoba seperti Sabu-sabu dengan berat 5.580 gram ,ekstasi berwarna Pink dengan logo huruf B sebanyak 874 butir, ekstasi berwarna oranye sebanyak 891 butir, dan ekstasi berwarna abu-abu sebanyak 100 butir, dengan menggunakan kapal pancung. Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, SH , SIK, MH yang didampingi oleh Wakapolres Tanjungpinang Kompol Andi Rahmansyah dan Kasat Narkoba AKP M. Jaiz dalam press release yang disampaikan bahwa tangkapan ini hasil dari informasi dari masyarakat bahwa dicurigai 1 (satu) unit boat ( Kapal Pancung ) dari perairan berakit Kabupaten Bintan diduga membawa narkotika jenis sabu-sabu dan pil ekstasi yang akan dibawa ke per...

Jelang Pilkada, Humas Polri harus mampu cegah isu pemecah belah bangsa

Rabu (29/11/2017), Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Tito Karnavian memberikan kata sambutan penutup dalam acara Persatuan Humas Seluruh Indonesia (Perhumas) di IPB Internasional Confencent Center, Bogor, pada Selasa (28/11). Kapolri mengatakan, acara dengan tema menarik yakni “Indonesia Bicara Baik” ini harus dihadirinya. Dalam pemaparannya, dia menjelaskan bagaimana Indonesia berbicara baik dalam pluralisme. Menurutnya, bangsa yang beragam adalah kekayaan dan karunia Tuhan, namun kini seakan opini publik mulai dipengaruhi oleh media sosial yang sulit dikendalikan. Berita isu negatif soal suku, ras, agama (SARA) membuat masyarakat terpecah belah. Jika tidak waspada pada perbedaan dan keberagaman Indonesia justru akan jadi faktor pemecah. Maka yang harus dieksploitasi adalah persamaan dan perbedaan yang ada minimalisir. Jenderal Tito menjelaskan bahwa Indonesia bangsa yang sangat beragam dan banyak potensi perbedaan. Namun jika mampu menekan perbedaa...

Ini Tahun Tahun Politik, Kapolri Himbau Masyarakat Agar Tidak Terpengaruh

Kapolri Jenderal (Pol) Prof. H. Muhammad Tito Karnavian mengimbau agar masyarakat tidak terpancing berita bohong ( Hoax ) dan isu-isu pemecah persatuan menghadapi tahun-tahun politik. Dia juga mengingatkan agar tidak menghalalkan segara cara untuk mencapai tujuan politik. Oleh karena itu, Kapolri sangat mendukung pesan #IndonesiaBicaraBaik yang digaungkan oleh Persatuan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Indonesia, apalagi dua tahun mendatang yaitu 2018 dan 2019 merupakan tahun-tahun rawan konflik politik. “Pelaku kehumasan merupakan orang-orang yang mampu mempengaruhi publik dengan caranya masing-masing. Insan humas dan pers agar dapat lebih merekatkan bangsa dengan mengekploitasi segala isu persamaan, kebaikkan dan meminimalisir isu-isu yang dapat memecahkan persatuan,” kata Jenderal Tito saat menjadi pembicara kunci pada Konvensi Nasional Humas  (KNH) 2017 di Bogor, Selasa (28/11) Terkait dengan Pilkada dan Pilpres yang akan digelar pada 2018 dan...

Polres Tanjungpinang Di Serbu Warga

Tanjungpinang , Pemerintah membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat sehingga salah satu persyaratannya memerlukan SKCK. Dalam hal ini, Pelayanan SKCK  Sat Intelkam Polres Tanjungpinang "didatangi" secara beramai-ramai oleh masyarakat untuk mendapatkan SKCK. KBO Sat Intelkam Iptu Prekdi Pakpahan mengkonfirmasi bahwa ramainya masyarakat membuat SKCK untuk keperluan melamar pekerjaan khususnya di Badan Pertanahan Nasional (BPN), baik di BPN Kota Tanjungpinang maupun di BPN Kab. Bintan. "Sudah seminggu terakhir ini animo masyarakat meningkat dalam pembuatan SKCK untuk keperluan melamar kerja di BPN", ujar Prekdi. "Untuk hari Selasa mencapai 86 pemohon sedangkan untuk hari ini (Rabu) sudah mencapai 116 pemohon", tambah Prekdi. Biaya pembuatan SKCK sebesar Rp. 30.000,- sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.60 tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

SUKA DUKA BELAJAR SECARA OTODIDAK

Otodidak atau autodidak (dari bahasa yunani autodídaktos = "belajar sendiri") merupakan orang yang tanpa bantuan guru bisa mendapatkan banyak pengetahuan dan dasar empiris yang besar dalam bidang tertentu. Mereka mendapatkan pengetahuan tersebut dengan belajar sendiri. Belajar secara Otodidak tidak dapat dipungkiri salah satu yang menghambat kita dalam mencari referensi adalah keterbatasan pengetahuan mengenai apa saja buku yg menjadi keterkaitan bahan informasi. Sebab kita sebagai orang yg masih dibilang “Baru Mengenal” ilmunya, terkadang bingung ingin memulai dari mana. Otodidak terkadang tidak jauh dari kata waktu, kenapa ? alasannya, kita terlalu larut dalam proses belajar. Karena seringkali dengan belajar mandiri tanpa ada orang lain yang menuntun, cenderung memerlukan waktu yang lama. Salah ngambil keputusan !!! Mungkin kata yang cocok. untuk orang yang belajar sendiri karena cenderung menggunakan cara belajar dengan komunikasi satu arah. Komunikasi s...